Kata Bijak

Kumpulan Kata Bijak Islami Menjaga Perkataan Untuk Membina Hubungan Yang Baik

Kitabijak.com – Dalam menjalani kehidupan kita sering kali harus berhadapan dengan orang lain. Melakukan sosialisasi karena sungguh hal yang tidak mungkin jika...

Written by Messy April · 2 min read >
Kata - Kata Bijak Islami Menjaga Perkataan Untuk Membina Hubungan Yang Baik

Kitabijak.com – Dalam menjalani kehidupan kita sering kali harus berhadapan dengan orang lain. Melakukan sosialisasi karena sungguh hal yang tidak mungkin jika kita tidak berinteraksi dengan orang lain. Berkomunikasi adalah salah satu kuncinya. Dalam membina hubungan yang baik, cara berkomunikasi adalah hal yang perlu diperhatikan.

Ada ungkapan Arab mengatakan “Barang siapa manir tutur katanya (perkataannya) banyaklah temannya.”  Hal ini jelas menekankan bahwa dalam bertutur kata menentukan seberapa banyak hubungan yang bisa dibangun. Dalam hal ini nasehat-nasehat Rasulullah SAW juga sering mengingatkan kita untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan perkataan “Sesungguhnya ada seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dipikirkan bahayanya terlebih dahulu, sehingga membuatnya dilempar ke neraka dengan jarak yang lebih jauh dari pada jarak antara timur dan barat.” Ini menjelaskan bahwa perkataan yang diucapkan semena-mena akan besar bahayanya.

Kata - Kata Bijak Islami Menjaga Perkataan Untuk Membina Hubungan Yang Baik

Maka dari itu penting bagi kita, untuk lebih menjaga perkataan mengingat dampaknya bagi diri sendiri dan orang lain. Allah mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik, baik dari pikiran, perkataan maupun tingkah laku. Berikut adalah kumpulan kata bijak Islami yang dapat dijadikan acuan dalam memperbaiki diri dalam bertutur kata :


“Siapa yang tidak bisa mengendalikan lidahnya, berarti tidak bisa memahami agamanya.” – Hasan Al-Bashri


“Sahabat Uqbah bin Amr pernah bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, bagaimana caranya agar selamat?” Rasulullah menjawab, “Kendalikan lisanmu, hendaknya rumahmu membuatmu merasa nyaman untuk beribadah, dan menangislah karena dosa-dosamu.” – Hadis


“Ketika lidah seseorang menjadi tenang dan ramah, maka hatinya menjadi saleh dan bersih.” – Utsman bin Affan


“Lidah seorang yang bijak terletak di belakang hatinya.” – Ali bin Abi Thalib


“Kebanyakan dosa manusia itu disebabkan karena lidahnya.” – Hadis


“Sibukkan lisanmu dengan sesuatu yang bermanfaat sebelum ia menyibukkanmu dengan sesuatu yang tidak berguna dan berbahaya.” – Dr. Bilal Philips


“Lidah itu sangat kecil dan ringan, tapi bisa mengangkatmu ke derajat paling tinggi dan bisa menjatuhkanmu di derajat paling rendah.” – Imam Ghazali


“Hendaklah lisanmu senantiasa basah dengan banyak berdzikir kepada Allah.” – Hadis


“Lidahmu jangan kamu biarkan menyebut kekurangan orang lain, sebab kamu pun punya kekurangan dan orang lain pun punya lidah.” – Imam Syafii


“Lidah seseorang itu dapat memberitahu tentang hatinya.” – Ibnu Qayyim


“Kebijaksanaan adalah sebuah pohon yang tumbuh bersemi di hati dan berbuah di lidah.” – Ali bin Abi Thalib


“Seorang muslim adalah orang yang tidak menyakiti muslim lainnya dengan lisan dan tangannya.” – Hadis


“Lidahmu adalah penerjemah akal pikiranmu.” – Ali bin Abi Thali


“Ya Allah, Jadikanlah lisanku senantiasa basah dengan berdzikir kepada-Mu, dan penuhi hatiku dengan perasaan takut kepada-Mu.” – Hadis


“Lidah hanyalah daging kecil yang lembut. Namun, ia mampu merusak ikatan yang paling kokoh dan menghancurkan hubungan yang paling kuat.” – Dr. Yasir Qadhi


“Penipu memiliki lidah yang manis namun hatinya pahit.” – Ali bin Abi Thalib


“Berbicaralah hanya ketika kata-kata yang kamu ucapkan lebih indah daripada diam.” – Dr. Bilal Philips


“Hati yang indah memungkinkan kamu untuk melihat kebaikan pada diri semua orang, sementara lidah yang indah memungkinkan semua orang melihat kebaikan di dalam dirimu.” – Mufti Ismail Menk


“Kamu dapati bahwa lidah manusia itu begitu ringan, namun kekuatannya bisa sangat menghancurkan.” – Ali bin Abi Thalib


“Ketika kamu belajar mendisiplinkan lidahmu, maka kamu akan berhenti mengamati, menilai dan mencela orang lain. Kemudian kamu akan fokus pada kelemahan dan kekurangan yang ada pada dirimu sendiri.” – Mufti Ismail Menk


“Barangsiapa yang mampu menjamin untukku apa yang berada di antara kedua rahangnya (lisan) dan apa yang berada di antara kedua kakinya (kemaluan), maka aku akan menjamin baginya surga.” – Hadis


“Lidah itu seperti singa, jika kamu membiarkannya lepas, ia akan melukai seseorang.” – Ali bin Abi Thalib


“Sepanjang lisan disibukkan dengan berdzikir, ia akan aman dari ucapan dan kebohongan yang tidak pantas, karena ia tidak pernah diam. Sama halnya dengan hati, jika tidak disibukkan dengan cinta kepada Allah, maka ia akan mencintai makhluk.” – Ibnu Qayyim


“Tidak ada yang lebih pantas dipenjarakan selain daripada lidah.” – Ibnu Masud


Itulah beberapa kumpulan kata bijak islami dalam perihal menjaga lisan. Sehingga bisa dijadikan pedoman dalam bertutue kata. Agar kelak, kata-kata yang kita ucapkan tidak menyakiti hati dan perasaan orang lain. Sebaliknya, kata-kata kita agar dapat memancarkan energi positif, kebaikan dan motivasi bagi orang lain. Maka dengan begitu, terhindarlah kita dari dosa dan akan senantiasa bisa menjadi iman-Nya yang baik.

Baca Juga Artikel Lainnya :